Kudus mempromosikan kerajinan Alloy melalui kirab gunungan

364

Kudus mempromosikan kerajinan Alloy melalui kirab gunungan

Setelah diarak di sekitar desa, bahkan paduan gunungan tertarik oleh makam orang tua desa dan orang-orang mengadakan doa
dengan keamanan negara Indonesia. “Komunitas Desa Hadipolo sejak ratusan tahun lalu menghasilkan generasi
Berbagai produk logam yang dipasarkan di seluruh Indonesia bahkan merambah ke luar negeri, “kata Ketua Umum Metal
Komite Kirab Muhammad Prayitno di Kudus, Senin. Kirab gunungan hasil logam tahun ini, tegasnya, adalah yang berikutnya dengan a
jumlah peserta, terutama dari pengrajin kerajinan logam. Tugas yang bertepatan dengan pelayanan Nabi Muhammad SAW
SAW juga dimeriahkan tampilan keseluruhan dari seri drum grup. Kirab gunungan metal yang digelar pada Senin (12/12) lalu, menyusul
Hampir belasan anak, remaja, dan orang tua, untuk meramaikan logam pirus caranya. Puncak gunung tanaman, ini
Trotoar trotoar diperebutkan warga gunting, pisau dan barang tajam lainnya dilarang diperebutkan karena
cedera. Salah satu pengrajin pisau di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Sahri Baedlowi yang juga panitia kirab mengakui,
bersama dengan adanya sirkus logam Desa Hadipolo sebagai pusat kerajinan berbagai bahan paduan yang dipromosikan ulang.
Kerajinan dari hasil bahan paduan diarak dari masyarakat Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kudus, di antaranya
penggorengan minyak goreng dan alat alat rumah tangga, selain pisau, parang, cangkul, garu, cetok. Tanpa usaha memasarkan
Hasil kerajinan logam, ia masih menganggap, dengan banyak barang sebanding dari luar negeri, pangsa pasar untuk produk nantinya
menurun. Lingkungan di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengadakan kirab gunungan kerajinan logam sebagai
sebuah usaha untuk memasarkan kerajinan dari bahan logam masyarakat setempat pada hari Senin. “Karena kirab gunungan hasil metal baru yang pertama
Di Kudus, setidaknya bisa menjadi objek wisata dari luar Desa Hadipolo dan di luar Kota Kudus untuk dikunjungi, “katanya
menjelaskan. Replica machete juga dibuat oleh warga, selain membawa paduannya. Selain penduduk desa untuk pemasukannya
Terbuat dari pengrajin kerajinan logam ‘, reestablish dan karnaval juga bertujuan untuk mempromosikan potensi produk. Dia menjelaskan,
Jumlah pengrajin di Desa Hadipolo mencapai ratusan eksistensinya perlu diangkat agar bisa dipahami, oleh karena itu
omset penjualan juga meningkat. Ada juga pegunungan yang berisi penggunaan penduduk desa setempat, yang berkisar dari terong,
jagung, gambas, kacang-kacangan dan nanas.Baca juga: contoh plakat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s